Surat Niaga

SURAT NIAGA

Surat Niaga

Surat niaga adalah surat yang dipergunakan oleh perorangan atau badan usaha yang menyelenggarakan usaha atau bisnis dengan tujuan untuk mencari keuntungan.

Jenis-jenis surat niaga:

  1. Surat permintaan

Adalah surat yang berasal dari calon pembeli kepada pohak penjual yang isinya meminta keterangan daftar harga barang atau jasa yang hendak dibeli dari penjual. Keterangan yang ingin diperoleh calon pembeli biasanya mengenai:

  • Jenis barang
  • Harga
  • Diskon
  • Syarat pembelian barang tersebut
  • Cara pembayaran / keterangan lain

Contoh:

 

PT PENERBIT GUNA ILMU

Jalan Raya Pendidikan Blok D Makassar, Sulawesi Selatan

 

Nomor     : 543-2/BD-D/VII/10                                                          Manado, 27 November 2010

Lampiran : 1 (satu) berkas

Hal           : Permintaan

Yth. Kepala Bagian Penjualan

CV Cyber Komputindo Kompleks

Manado Electronik Centre Blok E Lt. 2 No. 13

Dengan hormat,

Kami memberitahukan bahwa kami akan membuka kantor cabang baru di Jalan Raya Pendidikan Blok D Makassar, Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, kami membutuhkan; 1) 10 unit computer; 2) 2 unit printer ; 3) 1 unit scanner, sesuai yang Saudara tawarkan pada iklan harian Merdeka, tgl. 11 November 2010.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kepada Saudara untuk mengirim brosur, daftar harga, dan buku petunjuk teknisnya. Selain itu, mohon penjelaskan tentang: 1) syarat pembayaran, 2) syarat penyerahan barang, dan 3) potongan harga.

Kami tunggu balasan Saudara secepatnya. Atas perhatian dan kerjasama Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Kepala Bagian Pembelian

Paidjo Sukipli

2. Surat penawaran

Adalah surat yang dibuat untuk memberitahukan tentang barang atau jasa yang akan dijual dengan segala keterangannya kepada calon pembeli. Surat penawaran bisa dibuat atas nama atau inisiatif pihak pemilik barang bisa juga karena ada permintaan dari calon pembeli. Surat penawaran biasanya memberikan informasi tentang:

  • Nama barang
  • Jenis barang
  • Harga satuan
  • Kualitas
  • Potongan harga
  • Syarat pembayaran
  • Cara penyerahan

 

Contoh:

CV Cyber Komputindo

Kompleks Manado Electronik Centre Blok E Lt. 2 No. 13

——————————————————————————————————————–

Nomor     : 089/AK/VIII/2010                                                           Manado, 4 Desember 2010

Lampiran : 1 (satu) berkas

Hal           : Penawaran harga

Yth. Paidjo Sukipli

Kepala Bagian Pembelian PT Penerbit Guna Ilmu

Jalan Raya Pendidikan Blok D Makassar, Sulawesi Selatan

Dengan hormat,

Memenuhi surat permintaan penawaran perusahaan Anda nomor 543-2/BD-D/VII/10 pada tanggal 27 November 2010, kami dari CV Cyber Komputindo mengajukan penawaran penyediaan alat komputer dan perangkat penunjang dengan perincian sebagai berikut:

1. 10 unit komputer @ Rp6.000.000,00                                  Rp60.000.000,00

2. 2 unit printer HP 2430 @ Rp10.000.000,00                        Rp20.000.000,00

3. 1 unit scanner Umax                                                           Rp     800.000,00 +

Jumlah total     Rp  8.800.000,00

(delapan juta delapan ratus ribu)

Demikianlah penawaran harga dari kami.

Catatan:

  1. Spesifikasi komputer terlampir (RAM, motherboard, processor, dll.).
  2. Harga penawaran belum termasuk biaya pemasangan instalasi.
  3. Harga tersebut sudah termasuk install software (Microsoft Office&Windows Vista) orisinal.

Hormat kami,

CV Cyber Komputindo

Kepala Bagian Penjualan

Yahya Maulana

3. Surat perjanjian jual beli

Surat perjanjian jual-beli dibuat oleh pihak penjual dan pihak pembeli. Di dalam surat tersebut dinyatakan secara tertulis kesepakatan antara kedua belah pihak. Surat tersebut berisi pernyataan secara tertulis mengenai kesepakatan yang menyatakan bahwa pihak penjual wajib menyerahkan barang dan berhak atas pembayaran barang itu. Sebaliknya, pihak pembeli berhak atas penerimaan barang dan wajib membayar harga barang itu kepada pihak penjual. Dalam surat perjanjian jual-beli, barang yang dapat diperjanjikan berupa barang bergerak seperti alat-alat perabotan dan kendaraan; dan barang-barang tidak bergerak atau barang tetap, contohnya adalah rumah, gedung, dan tanah.

Unsur – unsur Surat perjanjian
1. Judul Surat perjanjian
2. Indentitas penjual dan pembeli yang meliputi ;
- Nama
- Pekerjaan
- Alamat,dsb yang dianggap perlu
3. Isi perjanjian.
Biasanya isi perjanjian diwujudkan dalam bentuk pasal – pasal yang menyangkut :
a. Segala macam keterangan barang.
b. Hak dan kewajiban kedua belah pihak.
c. Harga yang disepakati.
d. Waktu penyerahan dan pembayaran.
e. Kewajiban lanjutan setelah terjadi proses jual – beli.
f. Keterangan tentang beban – beban.
g. Keterangan pihak – pihak yang menanggung ongkos balik

Nama, materai, pajak, dsb.

h. Keterangan jika terjadi perselisihan.
i. Keterangan tentang jumlah perjanjian yang dibuat.
j. Keterangan tentang ketentuan – ketentuan tambahan lain.
4. Tempat dan tanggal pembuatan.
5. Tanda tangan pihak terkait dan nama lengkap.
6. Tanda tangan dan nama lengkap saksi.
7. Tanda tangan dan nama lengkap pejabat yang mengesahkan.

Dari segi pengesahannya Surat perjanjian dibagi menjadi :
1. Surat perjanjian otentik.
Artinya surat itu disahkan oleh pejabat yang berwenang. (Notaris)

2. Surat perjanjian tidak otentik.
Artinya surat itu tidak disahkan oleh pihak yang berwenang. Surat perjanjian ini biasa disebut surat perjanjian dibawah tangan.
Dari segi ini Surat perjanjian dibagi menjadi :
1. Surat perjanjian Jual – Beli.
2. Surat perjanjian Sewa – Beli.
3. Surat perjanjian Sewa – Menyewa.
4. Surat perjanjian Kerja Borongan.
5. Surat perjanjian Utang – Piutang.
6. Surat perjanjian kerja Sama.

Contoh:

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI RUMAH

Yang bertanda tangan di bawah ini,

1.   nama          : Indriani

alamat        : Jln. Ir. H. Juanda No. 213 Bandung

pekerjaan   : Pegawai Pemkot Bandung

selaku pihak kesatu, selanjutnya disebut penjual, dan

2.   nama          : Alit Nurwulan Indah

alamat        : Jln. Mengger No.127 Bandung

pekerjaan   : Wiraswasta

selaku pihak kedua, selanjutnya disebut pembeli, pada hari ini Senin 23 Agustus 2007 telah   bermufakat dan menerangkan hal-hal sebagai berikut.

Pasal 1

Penjual menjual rumah yang terletak di Kelurahan Rajawali No. 12, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Jawa Barat yang diketahui benar oleh pembeli.

Pasal 2

Dalam jual beli ini termasuk pula penyerahan c.q. penerimaan hak milik penjual atas rumah tersebut dalam Pasal 1.

Pasal 3

Perjanjian jual beli ini disepakati dengan harga Rp80.000.000,00 (delapan puluh juta rupiah). Jumlah tersebut akan dibayarkan secara tunai oleh pembeli kepada penjual pada waktu penandatanganan surat perjanjian ini, dengan tanda terima/kuitansi tersendiri yang disaksikan oleh beberapa orang saksi, dan selanjutnya penjual menyerahkan semua surat rumah kepada pembeli.

Pasal 4

Segala tunggakan pajak dan lain-lain hingga saat ini adalah tanggung jawab penjual.

Pasal 5

Penjual memberi jaminan kepada pembeli, apabila ternyata pada kemudian hari terjadi hal-hal atau gugatan dari pihak lain atas rumah tersebut dalam Pasal 1.

Pasal 6

Pembaliknamaan (persil) yang dipersoalkan dalam perjanjian ini termasuk segala ongkos-ongkos atau biaya yang diperlukan merupakan beban pembeli.

Pasal 7

Sejauh diperlukan, penjual dengan ini memberi kuasa yang merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perjanjian ini dan dengan hak subtitusi kepada pembeli untuk mengurus perizinan jika ada, c.q. pembaliknamaan yang bersangkutan atas nama penjual.

Pasal 8

Kedua belah pihak berjanji tidak akan membawa atau memperselisihkan ke muka pengadilan sebelum diusahakan sedapat mungkin untuk menyelesaikan perselisihan secara damai.

Pasal Penutup

Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani dalam rangkap dua yang dua-duanya mempunyai kekuatan yang sama.

Sleman,  12 Januari 2010

Penjual                                                                                                                           Pembeli

Indriani                                                                                                                         Alit Nurwulan Indah

Saksi

Sulaiman                     :

Dwi nur cahyo          :

Kartowijoyo              :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: